Prinsip yang Memandu Kami
Kolaborasi
Bekerja sama dengan berbagai pihak
Konservasi
Menjaga kelestarian lingkungan
Edukasi
Memberdayakan melalui pengetahuan
Pemberdayaan
Meningkatkan kemandirian masyarakat
Mendorong lingkungan lestari dan masyarakat mandiri
Yayasan Serayu Network Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan hidup dengan misi menyelamatkan dan melestarikan ekosistem DAS Serayu. Yayasan ini dibangun atas dasar keyakinan bahwa kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan.
Melalui berbagai program, yayasan berusaha membentuk jejaring komunitas yang peduli lingkungan, sekaligus memberdayakan masyarakat dengan pendekatan ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat dari upaya konservasi, melainkan juga menjadi aktor utama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem.
Yayasan Serayu Network Indonesia hadir sebagai jembatan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, lembaga pendidikan, komunitas lokal, hingga kelompok rentan. Kehadirannya bukan hanya sekadar organisasi, melainkan sebagai gerakan sosial-ekologis yang mendorong perubahan nyata bagi masyarakat sekitar DAS Serayu.
Layanan Terbaik
Berita Terbaru
Mahasiswa Teknik Pertanian UNSOED Mengenalkan Perspektif Baru dalam Menjaga Waduk Mrica.
Kolaborasi antara Mahasiswa Teknik Pertanian UNSOED dan Kampung Ilmu Serayu Network dalam produksi Pupuk LIDOK sebagai solusi pelestarian Waduk Mrica. Dengan mengolah limbah ternak dan eceng gondok menjadi 27 m3 pupuk, program ini terbukti mampu mengurangi populasi gulma air secara signifikan sekaligus menghasilkan media tanam unggul dari sedimen waduk. Hal ini menegaskan bahwa langkah kecil berbasis potensi lokal dapat memberikan dampak besar bagi ekosistem hulu hingga hilir di Banjarnegara.
Sinergi Serayu Network & Tokoh Nasional dalam Konservasi dan Kaderisasi Pemuda di Kampung Ilmu Purwakarta
Serayu Network memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui diskusi strategis di Kampung Ilmu Purwakarta bersama jajaran tokoh nasional, termasuk Menteri dan Wamen PPPA, Gubernur Maluku Utara, serta akademisi Imam B. Prasodjo. Pertemuan ini membuahkan dua kesepakatan utama: pengembangan pembibitan pohon aren di Banjarnegara sebagai model konservasi berbasis ekonomi, serta peresmian program magang intensif bagi pemuda NTT dan Maluku Utara. Program ini bertujuan mencetak kader muda yang terampil da
Serayu Network Mengambil Peran dalam Membangun Sinergi untuk Pemuda Indonesia.
Serayu Network ikut menginisiasi program magang intensif selama 7 hari bagi 4 pemuda terpilih dari NTT dan Maluku Utara sebagai bentuk nyata pemberdayaan pemuda desa. Program yang didukung oleh tokoh nasional seperti Veronica Tan (Wamen PPPA), Sherly Tjoanda (Gubernur Maluku Utara), dan sosiolog Imam Prasodjo ini akan membawa peserta menjelajahi pusat-pusat pembelajaran pertanian dan peternakan di Jawa Tengah hingga Sleman. Tujuannya adalah mencetak agen perubahan yang mampu mengimplementasikan