Prinsip yang Memandu Kami
Kolaborasi
Bekerja sama dengan berbagai pihak
Konservasi
Menjaga kelestarian lingkungan
Edukasi
Memberdayakan melalui pengetahuan
Pemberdayaan
Meningkatkan kemandirian masyarakat
Mendorong lingkungan lestari dan masyarakat mandiri
Yayasan Serayu Network Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan hidup dengan misi menyelamatkan dan melestarikan ekosistem DAS Serayu. Yayasan ini dibangun atas dasar keyakinan bahwa kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan.
Melalui berbagai program, yayasan berusaha membentuk jejaring komunitas yang peduli lingkungan, sekaligus memberdayakan masyarakat dengan pendekatan ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat dari upaya konservasi, melainkan juga menjadi aktor utama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem.
Yayasan Serayu Network Indonesia hadir sebagai jembatan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, sektor swasta, lembaga pendidikan, komunitas lokal, hingga kelompok rentan. Kehadirannya bukan hanya sekadar organisasi, melainkan sebagai gerakan sosial-ekologis yang mendorong perubahan nyata bagi masyarakat sekitar DAS Serayu.
Layanan Terbaik
Berita Terbaru
Hasil Pengumuman Seleksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Binorong Tahun 2026
Berdasarkan hasil seleksi tes tertulis dan panggilan interview/ wawancara yang telah dilaksanakan oleh Tim Rekrutmen Yayasan Serayu Network Indonesia, bersama ini kami sampaikan hasil seleksi yang dapat diunduh di bawah ini:
Membangun Jejaring, Serayu Network dan KTH Sekar Jaya Saling Berbagi Inspirasi
Serayu Network menyambut hangat kunjungan studi tiru dari rekan-rekan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sekar Jaya, Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Banyumas. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan wadah bagi kami untuk saling bertukar ilmu dan inovasi.
Bedah Buku & Diskusi "Reset Indonesia" di Serayu Network Bersama Ekspedisi Indonesia Baru
Serayu Network menggandeng Farid Gaban dan Benaya Harobu dalam kegiatan bedah buku bersama lebih dari 200 anak muda dari berbagai kalangan. Kegiatan ini membuka wawasan anak muda mengenai keadaan Indonesia yang memerlukan perhatian lebih.