Sinergi Lintas Sektor Perkuat Upaya Penyelamatan Hulu DAS Serayu
Banjarnegara – PT PLN Indonesia Power UBP Mrica menggelar diskusi bertema "Diskusi Kerusakan Lingkungan Kawasan Hulu DAS Serayu" pada Kamis (24/2025). Acara yang berlangsung secara hybrid, dengan pertemuan tatap muka di Ruang Rapat Dieng UBP Mrica dan daring melalui Zoom Meeting, menjadi forum penting untuk merumuskan langkah konkret dalam pengendalian kerusakan kawasan hulu DAS Serayu. Diskusi ini menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Bapak Imam B. Prasodjo (Tokoh Konservasi DAS Serayu), serta sejumlah perwakilan lembaga seperti BPDAS Serayu Opak Progo, Perhutani KPH Banyumas Timur, BPSKL Wilayah Jawa, DPKPLH Banjarnegara, CDK Wilayah VII, Komunitas Bukit Petarangan, Yayasan Serayu Network Indonesia dan aktivis pegiat lingkungan Bapak Farid.
Dalam pertemuan ini menyoroti isu sedimentasi, erosi, praktik perambahan hutan secara ilegal dan dorongan kepada Pemda untuk segera diresmikannya Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda) tentang Kabupaten Konservasi. Kebijakan ini dinilai krusial sebagai dasar hukum untuk menjaga hutan dan mengatasi berbagai praktik-praktik yang tidak mengindahkan kaidah lingkungan yang selama ini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan ekosistem DAS Serayu. Tak hanya itu, diskusi juga menghasilkan sejumlah langkah konkret untuk menangani permasalahan di kawasan hutan Jatilawang sebagai salah satu titik rawan di hulu DAS Serayu. Dengan sinergi dan komitmen bersama, diharapkan langkah-langkah ini mampu membangkitkan kembali kesadaran kolektif untuk melindungi hulu DAS Serayu dan memperpanjang umur waduk PB Jenderal Soedirman sebagai sumber kehidupan masyarakat Banjarnegara serta sekitarnya.